Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Hasil Panen Petani Bawang Merah disoromandi Berlimpah, Apa Rahasianya?

Kamis, Februari 25, 2021 | 20:29 WIB Last Updated 2021-03-18T22:30:23Z
Baju Putih Bermotif ijo, Andi Gunarso, S.Pd.


GARDANTB.COM
|Bima.-Petani Bawang Merah dikecamatan soromandi kabupaten Bima, Provinsi Nusantara tenggara barat (NTB) melakukan Panen raya, tepatnya dilahan pertanian So Peto desa Kananta, Kamis (25/25/21). 


Hal yang mengejutkan bagi para petani setempat ketika mengetahui Hasil Penen mereka meningkat drastis dibanding dari tahun-tahun sebelumnya, setelah mereka beralih menggunakan Pupuk Organik Aktif Eco Farming yang diproduksi oleh PT. Best Bandung.


Panen raya bawang merah yang digaungkan bersama bapak Sirajuddin, Andi Gunarso, S.Pd, Alamsyah dan Sumadi itu, berlangsung lancar dan sukses. Selain dihadiri perwakilan petani desa kananta dan desa sai, juga dihadiri langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kecematan soromandi.

Foto: Dok. Panen Raya.


Andi Gunarso yang bermitra langsung dengan PT. Best bandung pada kesempatan itu mengungkapkan, bahwa rahasia meningkatkannya hasil panen berawal sejak dirinya dan sejumlah Petani lain memakai pupuk Eco Farming. 


"Kami memakai Pupuk organik aktif Eco Farming, dan hari ini teruji mampu meningkatkan hasil panen kami,"kata pria kelahiran desa sai itu.

Mantan aktivis yang juga sukses dalam berbisnis dan bertani ini menjelaskan, Untuk penanaman bawang merah dibulan Febuari biasanya akan jarang sekali petani yang sukses. Karena curah hujannya sangat tinggi, disamping itu akan banyak menggunakan pupuk seperti ureal dan phoshka.


"Namun sejak hadirnya pupuk Eco Farming mampu mengurangi penggunaan pupuk kami,"ujarnya.


Dirinya mengaku, Saat ia melakukan penanaman bawang dengan bibit 450 kg dilahan 70 aret hanya menggunakan Eco farming sebanyak 5 botol dan 25 kg Pupuk Poska, Selain itu tidak memakai Pupuk lain dan hasil panennya berlimpah.


"Keuanggulan yang paling besar memakai pupuk ini selain meningkatkan hasil produksi, juga hemat biaya produksi dan ramah lingkungan,"jelasnya.


Sementara Syamsudin, SP pihak Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang hadir dilokasi panen raya mengaku bahwa pupuk Eco Farming telah hadir untuk mengurangi penggunaan pupuk bagi petani. "Pupuk organik Aktif ini adalah jawaban ditegah kelangkaan pupuk bagi para petani,"pungkasnya. 


{GARDA-01}

×
Berita Terbaru Update