Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tak Punya Biaya Berobat, Kakek Pengidap Gagal Ginjal Asal Bima Butuh Bantuan

Sabtu, Februari 20, 2021 | 18:50 WIB Last Updated 2021-03-18T22:49:21Z
Kakek Abdurahman Murtala (60) Warga Desa Runggu, Kecematan Belo, Kabupaten Bima.
GARDANTB.COM,Bima.- Malang Nasib yang dialami Abdurahman Murtala (60) Warga Desa Runggu, Kecematan Belo, Kabupaten Bima. Kakek Malang ini di diagnosa penyakit gagal ginjal sejak Januari 2020 lalu, akibat keterbatasan biaya, kini Ia hanya dirawat dirumahnya tanpa pendamping tenaga medis, lantaran tak punya biaya berobat.

Diketahui Kondisi kakek ini cukup memprihatinkan, semakin hari penyakit yang dideritahnya semakin parah. Mirisnya, selama satu tahun menderita gagal ginjal, Hima belum pernah dibawa ke dokter untuk lanjut berobat, sehingga membuat kondisinya memburuk.


"Awalnya kakek merasa sakit pinggang terasa remuk, semua terasa bengkak bahkan perut membusung,"jelas adik kandungnya, Sarinah, Sabtu (20/01/21).


Petani serabutan ini, dulunya bekerja di Kecematan Hu,u Kabupaten Dompu sejak tahun 1991 sebagai tenaga serabutan penjaga kebun, milik salah satu Bule, Lantaran penyakit dialaminya semakin besar, dirinya pulang ke kampung halaman desa Runggu dibantu adiknya.


Dijelaskan kerabatnya, awalnya Hima waktu tinggal di kediaman Bos nya di Kecematan Hu,u tidak sengaja meminum air yang berada dalam gentongan yang ternyata didalam itu terdapat sisa solar, karena merasa kehausan berat dia langsung meminum tanpa dirasa disitulah awal mulanya penyakit datang urai Sarinah.


Tinggal jauh dari kawasan kampung membuat semua terbatas, sehingga tanpa sengaja meminum air tersebut membuat kondisinya miris, menjadi beban penyakit dialaminya.


Hidup tanpa memiliki istri menjadi beban baginya hingga saat ini dirinya tidak memiliki BPJS, lantaran keuangan dimilikinya tidak mencukupi untuk kehidupan sehari hari.


"Yang lebih parahnya lagi, kondisinya sangat memprihatikan,alat kelaminnya membengkak,dan seluruh bagian kaki dan tangan tak kuasa berjalan sebagaimana mestinya,"jelasnya.


Dirinya berharap, agar Pemerintah desa, Kecematan Hingga daerah untuk bisa membantu kondisinya yang sangat memprihatikan. kepada dermawan agar bisa meringankan beban kondisinya saat ini memang dalam keadaan begitu parah.


Sebagai informasi, saat ini Kakek Hima tidak memiliki anak dan istri, saat ini korban hanya dibantu sama keluarganya. keterbatasan biaya menjadi beban untuk mengobati penyakitnya. 


{GARDA-01}

×
Berita Terbaru Update