Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Tragis, Seorang Bocah di Dompu Tewas Tersengat Arus Listrik Alat Cukur Rambut

Rabu, Februari 24, 2021 | 01:43 WIB Last Updated 2021-03-18T22:35:16Z
Ilustrasi.

GARDANTB.COM,Dompu.- Nasib Malang dialami Seorang bocah 2,5 tahun, Abdul Alfir Jayansyah, Sang bocah tewas akibat sengatan arus listrik dari rentangan kabel alat cukur rambut elektrik yang dipakai orang tuanya (Amrin, 27).


Peristiwa tragis itu terjadi di Dusun Kajenje, Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo, kabupaten Dompu Sekitar Pukul 17.40 Wita, Selasa (23/2/21).


Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas, AIPTU Hujaifah menerangkan, Kejadian bermula kala orang tua (ayah) korban sedang mencukur rambut Kakak korban di teras rumah dengan menggunakan alat cukur listrik.


Sementara Sang Bocah sedang duduk di samping ayahnya, sambil memegang kabel sambungan alat cukur tersebut. Saat sang ayah Sedang seriusnya mencukur, ia tidak sadar bahwa anaknya sedang bermain dan memegang kabel tersebut.


"Tak dinyangka, kabel tersebut pada bagian tengah ada yang sudah robek plastik pelindungnya. sehingga terlihat kawat arus listriknya, Seketika bocah malang itu tiba-tiba pingsan dalam keadaan memegang kabel nahas tersebut,"terang Kusubag Humas polres Dompu, AIPTU Hujaifah.


Dikatakan Hujaifah, mengetahui peristiwa itu orang tua korban sontak, berteriak, menangis histeris menyaksikan anaknya yang tidak berdaya. "korban sempat dilarikan ke puskesmas Kempo guna mendapat pertolongan. Namun sayang, nyawanya tidak tertolong dan akhirnya dibawa kembali ke rumah duka."ujarnya.


Menurutnya, Atas peristiwa itu Kapolsek Kempo IPDA Zuharis tiba di rumah duka dan menyampaikan bela sungkawa atas musibah tersebut. Selain itu kapolsek juga mengimbau wargaanya, agar menjauhkan anak pada bahan, barang, alat yang berisiko yang dapat mendatangkan malapetaka.


Disamping itu, Kapolsek juga menyampaikan para orang tua senantiasa memperhatikan, menjaga, merawat, membina dan mendidik anak. Tidak hanya terkait kejadian, lebih jauh mewaspadai anak-anak agar tidak terjerumus pada tindakan atau perbuatan yang melawan hukum. 


"Pasca kejadian yang menimpa bocah tersebut, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum kecamatan kempo, sementara dalam kondisi aman dan kondusif,"tutupnya.


{GARDA-TEAM}

×
Berita Terbaru Update