Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Cegah Peredaran Narkoba, BNNK Bima Bangun Kerjasama Dengan Berbagai Pihak

Senin, Maret 29, 2021 | 01:09 WIB Last Updated 2021-03-28T17:21:23Z

GARDANTB.COM|Bima.-Maraknya peredaran narkoba yang mengancam masa depan generasi muda di Provinsi NTB, khususnya di wilayah Bima. dibuktikan dengan fenomena yang terjadi dalam kurun waktu beberapa bulan ini. Yaitu, penangkapan para pengguna dan pengedar narkoba yang dilakukan pihak berwajib. 


Menyikapi kondisi itu, BNNK Bima terus membangun kerjasama dengan berbagai pihak Untuk mencegah peredaran narkoba.


Kepala Sub Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Bima, Ardiansyah, SE.,MM menjelaskan, bahwa dari 77 jenis narkotika dan psikontropika yang beredar di Indonesia, santer dikonsumsi kalangan remaja dan dewasa di daerah ini yaitu sabu-sabu. Barang tersebut, sengaja dimanfaatkan untuk meningkatkan stamina tubuh saat bekerja.


"Sebagian besar ini mencekoki usia remaja dan dewasa, itu dilihat dari hasil pengungkapan di polres dan brimob,"jelas Om Can yang biasa disapa, saat di konfirmasi Wartawan, Sabtu (27/03/2021).


Menurut dia, Maraknya peredaran dan penyalahgunaan sabu di wilayah ini, selain karena mudahnya barang tersebut masuk lewat jalur-jalur tikus, juga pengaruh dari pergaulan bebas.


Oleh karena itu, melalui stakeholder terkait seperti penyuluh agama yang berada di bawah naungan Kemenag, ia berharap bahaya barang ini dapat disosialisasikan ke tengah masyarakat. Minimal bisa membangun kesadaran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak di rumah.


"Jadi kita coba sinergi dengan Kemenag, bagaimana penyuluh agama bisa menjadi perpanjangan tangan BNNK,"terangnya.


Ia juga menegaskan, Terkait dengan sejumlah titik diduga jalur masuknya narkotika jenis sabu dari luar daerah, meski pihaknya belum memiliki bidang pemberantasan, namun tetap melakukan pengumpulan data dan informasi. Disamping melakukan koordinasi bersama jajaran TNI-Polri dan instansi tekait guna penindakan di lapangan.


Disinggung dugaan pemanfaatan anak di bawah umur sebagai kurir sabu, ia meyakinkan sampai saat ini belum ada yang terungkap di Kota Bima. 


"Untuk pemanfaatan anak dalam peredaran narkoba, di Bima ini belum ada pengungkapan,"pungkasnya. 


==GARDA-RED).

×
Berita Terbaru Update