Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gasak Mesin Engkel, Dua Pria di Kempo Diamankan

Selasa, Maret 02, 2021 | 18:36 WIB Last Updated 2021-03-18T22:23:12Z
Dua Terduga diamankan.

GARDANTB.COM|Dompu.- Dua terduga pelaku pencurian berinisial WW (28) dan AS alias Sincan (21) warga Dusun Madya, Desa Kempo, Kecamatan Kempo diamankan aparat Polsek Kempo, Selasa (2/3/21) sekitar Pukul 10.30 Wita. 


Keduanya ditangkap lantaran Mengasak (Mencuri) satu unit mesin Engkel merk Kubota milik Edy Chandrawan (46), yang juga warga Dusun Madya Desa Kempo, sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/ 05 / III /2021/NTB/Res. Dompu/Sek Kempo, tanggal 2 Maret 2021.


Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas, AIPTU Hujaifah mengungkapkan, Dari keterangan Korban mesin tersebut disimpan di bagasi mobil samping rumahnya. Sementara pagar rumah saat itu dalam keadaan memang tidak terkunci. Saat korban keluar dari dalam rumah menuju bagasi, ia tidak menemukan mesinnya. 


"Menyadari hal itu, korban langsung melaporkannya ke unit SPKT Polsek Kempo."ungkapnya.


Menindaklanjuti laporan tersebut, kata Hujaifah, Kapolsek Kempo, Iptu Zuharis memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku. Setelah mengumpulkan informasi, mengenali ciri-ciri pelaku, anggota dipimpin oleh Kapolsek menangkap kedua terduga pelaku, lalu keduanya digelandang ke Mapolsek Kempo untuk diperiksa.


"Di hadapan petugas, terduga pelaku mengaku, sebelum melakukan aksi pencurian, keduanya terlebih dahulu melihat dan mempelajari situasi di sekitar rumah korban,"terangnya.


Hujaifah menjelaskan, Setelah mendapat kesempatan saat itu, kedua terduga masuk ke rumah korban melalui pagar rumah yang kebetulan tidak terkunci menuju ke bagasi rumah. Kemudian mengangkat mesin tersebut dan membawanya ke area sekitar Kantor PLN Unit Kempo menggunakan sepeda motor. 


Hebatnya, sambung Hujaifah, tempat penyimpanan barang curian tersebut juga sudah lebih dulu mereka siapkan. Kini keduanya ditahan di rutan Polsek Kempo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindak kejahatan lainnya. 


"Atas perbuatannya kedua terduga pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 dengan ancaman 7 tahun penjara,"tandasnya.


*GARDA-01*

×
Berita Terbaru Update