Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Sering Transaksi Shabu-shabu, Pria di Kempo Diringkus Satresnarkoba

Jumat, Maret 05, 2021 | 17:44 WIB Last Updated 2021-03-16T19:35:09Z

GARDANTB.COM | Dompu. - Team Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu berhasil meringkus pria berinisial HR alias Tibo (38), terduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan satu, jenis Shabu-shabu di rumahnya di Dusun Rasabou Desa Ta'a, Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu, Kamis (4/3/2021) sekitar Pukul 15.30 Wita.


"HR ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang mensinyalir bahwa terduga seringkali melakukan transaksi barang haram, baik dirumahnya maupun dilingkungan sekitar. Sehingga dilakukan penggrebekan di rumahnya pada sabtu (27/2/2021) bulan lalu, sekitar Pukul 15.00 Wita."terang Paur Subbag Humas Polres Dompu, AIPTU Hujaifah dalam keterangan tertulisnya yang diterima gardantb.com, Jum'at (5/3/21).


Hujaifah menjelaskan, untuk memastikan laporan tersebut, sekitar Pukul 18.00 Wita Kasatresnarkoba, Iptu Tamrin, S.Sos memerintahkan anggota opsnal untuk melakukan penyelidikan dan memantau gerak-gerik pelaku sebelum dilakukan penangkapan.


"Setelah dipastikan, Sekitar Pukul 19.45 Wita, anggota Opsnal Restik di bawah kendali KBO Narkoba IPDA Agustamin, SH bersama warga sekitar, bergerak menuju rumah terduga yang saat itu bersama istrinya."jelas Hujaifah.


Di rumah terduga sambung Hujaifah, awalnya anggota masuk ke kamar tidur untuk melakukan penggeledahan. Sayangnya, anggota tidak menemukan barang bukti. Anggota lalu menuju bagian dapur dan menemukan 1 (satu) bungkus rokok Surya 12 diduga di dalamnya terdapat narkotika jenis Shabu.


"Saat itu terduga sempat mengelak dengan suara keras hingga mengundang keramaian warga. Bahkan nyaris terjadi ketegangan, di mana warga mencoba menghalangi upaya penangkapan terhadap tertuga pelaku,"katanya.


Menurutnya, Untuk meredam emosi warga, anggota opsnal satresnarkoba Polres Dompu dibantu oleh anggota dari Satuan Polsek Kempo melakukan pendekatan secara persuasif. Agar warga tidak berusaha mencoba menghalangi tugas Kepolisian dalam upaya memberantas kejahatan narkotika.


"Di luar dugaan anggota, situasi tegang itu dimanfaatkan oleh terduga untuk melarikan diri. Petugas kembali ke Mapolres hanya membawa barang bukti berupa 1 (satu) bungkusan rokok merk surya 12 berisi 5 (lima) gulung plastik klip transparan dan di dalamnya terdapat kristal bening berupa narkotika jenis shabu seberat 1,45 (satu koma empat lima) gram serta 1 (satu) unit Hanphone Merk Nokia warna biru."ungkapnya.


Kata Hujaifah, Tidak berhenti di situ, anggota opsnal terus memburu terduga pelaku, hingga akhirnya terduga HR dapat dibekuk pada Kamis kemarin di rumahnya, (4/3/2021) sekitar Pukul 15.30 Wita, tanpa perlawanan. Kemudian digelandang ke Mapolres Dompu untuk diperiksa lebih lanjut. 


"Terduga dijerat Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun."pungkasnya.


*GARDA-01*

×
Berita Terbaru Update