Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Tersengat Arus Listrik Pagar Rumah, Dua Pemuda di Dompu Merenggang Nyawa

Jumat, Maret 19, 2021 | 16:28 WIB Last Updated 2021-03-19T08:28:01Z

GARDANTB.COM|Dompu.- Na'as, dua orang pemuda di Dompu, Rasul (35) dan Aris Satria Utomo alias Aris (24) merenggang nyawa akibat sengatan arus listrik, Kamis (19/3/2021) sekitar Pukul 23.15 Wita.


Peristiwa itu terjadi di sebuah Rumah Makan Karunia Lombok tepatnya di Jalan Udang No. 4 Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu, Depan Kantor Dinas Kesehatan Dompu.


Paur Subbag Humas polres Dompu, AIPTU Hujaifah menjelaskan, Insiden mengenaskan ini pertama kali menimpa Rasul ditemukan terlentang dan menempel di pagar rumah yang terbuat dari besi. Tiba-tiba datang Aris mencoba menyelamatkan. Namun, nahas ia juga ikut tersengat arus listrik. 


"Keduanya diketahui merupakan warga Kelurahan Bali Satu, bertugas di kantor yang sama, Rasul diketahui sehari-hari bertugas sebagai Penjaga Kantor, sementara Aris bertugas sebagai staf di Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu,"jelas Hujaifah.


Menurutnya, Dari keterangan saksi, antara lain keluarga korban yang dihimpun petugas, sekitar pukul 23.15 wita Wati Kurniati alias wati (Bibi dari Aris) mendengar teriakan dari luar rumahnya. Wati menyuruh Aris keluar untuk melihat sumber suara. Lagi-lagi terdengar teriakan yang sama kembali didengar oleh Wati.


Wati, Sambungnya, kemudian memanggil Ahmad Awahab alias Ahmad (Ayahnya Aris) untuk keluar melihat situasi. Namun, betapa kagetnya saat mereka melihat anaknya Aris tergeletak di samping pagar rumah dan Rasul terlentang menempel di pagar rumah yang terbuat dari besi itu. Sontak keduanya berteriak histeris memanggil untuk meminta pertolongan.


"Warga sekitar yang berdatangan langsung mengevakuasi Aris ke Rumah Sakit sekitar pukul 23.45 Wita, untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, nyawa Aris tidak bisa diselamatkan,"terangnya.


Sementara jasad Rasul, Kata Hujaifah, baru bisa dievakuasi setelah petugas PLN tiba di lokasi sekitar Pukul 23.55 Wita untuk mematikan arus listrik. Meski Rasul dinyatakan meninggal di tempat usai olah TKP, petugas tetap membawa jasadnya ke Rumah Sakit untuk divisum.


"Usai dilakukan pemeriksaan, kedua jenazah dipulangkan ke rumah duka masing-masing untuk disemayamkan sekitar Pukul 01.00 Wita. Oleh pihak keluarga mengungkapkan bahwa jasad keduanya rencananya akan dikuburkan Jum'at (19/3/2021) siang di TPU Kelurahan Bali Satu,"tandasnya. 


==GARDA-01==

×
Berita Terbaru Update