Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Ponpes Yafat Baji Areng Gelar Penamatan Santri Tahun Ajaran 2020 - 2021.

Selasa, Juni 22, 2021 | 02:17 WIB Last Updated 2021-06-21T18:17:49Z
Ist.

GARDANTB | Maros – Suasana saat penamatan santri dan santriwati di pondok pesantren yayasan fathuddin baji areng desa bonto bahari kecamatan bontoa kabupaten maros Berlangsung Khidmat. 


Dalam Penamatan Ini Ponpes Yafat Baji areng menamatkan 64 santri dan santriwati tahun ajaran 2020-2021. Yang berlangsung di Halaman Pondok pesantren yafat Baji Areng, Senin (21/06/2021). Dari 64 Orang tamatan ini terdiri dari 9 Orang murid MI atau SD, 25 Orang murid MTS atau SMP dan 30 orang murid SMA atau MA.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Maros Ibu Hj.Suhartina Bohari, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Maros, Kasi Pendidikan Madrasah Kab. Maros, Kasi Pekapontren Kab. Maros, Pengawas Pendidikan Madrasah Kab. Maros, anggota DPRD Prov.Sulsel Bapak Ir.Andi Muhammad Irfan AB, kepala Dinas pendidikan Kab.Maros, Pengawas Dinas Kab. Maros, Ketua MUI Kab.Maros, Sekertaris Camat Bontoa dan Hadir juga Baznas Makassar serta orang tua santri dan santriwati.


Ibu Hj. Suhartina Bohari dalam sambutanya menyampaikan terima kasih kepada Ponpes Yafat Baji Areng yang sudah berupaya ikut memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Maros. Hal tersebut dikarenakan sudah menghasilkan generasi-generasi penerus Maros yang berprestasi baik di tingkat daerah maupun tingkat nasional.


"Terima kasih kepada seluruh pengurus Ponpes Yayasan fathuddin terutama guru-guru yang sudah dengan sabar mendidik putra-putri generasi Maros, sehingga menjadi anak-anak yang berprestasi yang bisa membanggakan orangtua dan Kabupaten Maros,"ungkapnya.


Ia berpesan kepada santri dan santriwati maupun orangtua di era globalisasi ini agar bisa mengontrol dengan baik anak-anaknya dalam menggunakan sarana teknologi (Gedget)


Kepada orangtua dipesan mengajarkan penggunaan teknologi untuk sesuatu yang bermanfaat yang bisa menghasilkan prestasi dan bisa menunjang cita-cita anak di masa depan.


"Catatan kecil saya untuk orangtua bahwa era globalisasi ini dimana informasi dan teknologi ini sangatlah baik dan positif, tetapi jika tidak dikontrol dengan baik maka teknologi ini akan menjadi musibah bagi generasi saat ini dan ini penting sekali,"ujarnya.


Andi Muhammad Irfan. AB (Aleg DPRD Prov. SulSel) juga menyampaikan bahwa Saat ini kami dari DPRD Prov. Sulsel telah Membuat Perda Tentang Wajib belajar minimal Sekolah Menengah Pertama, artinya kita berharap kepada Orang Tua Setelah Tamat dijenjang sekolah Dasar bukan Lagi memberhentikan Sekolah tetapi melanjutkan Guna Mencapai Generasi-Genarasi Handal di kab. Maros.


"Apalagi saat in saya lihat Yang hadir diacara penamatan Santri kali in kebanyakan kaum perempuan (Sambil Tersenyum) bukan lagi yang ada pada piikiran kita itu hanya Dapur dan Sumur semata tetapi mulai Hari ini Mari kita bimbing para anak anak kita Untuk selalu menuntut Ilmu minimal jenjang Menengah keatas,"ujar. Irfan AB.


Fuad Hasan Fathuddin, Sos, S.Pd (pimpinan Pondok) selamat kepada para santri dan santriwati yang berhasil menuntaskan pendidikan di Ponpes yayasan Fathuddin Baji Areng


"Tentu semua yang kita saksikan pada hari ini berkat kesabaran dan keikhlasan kita semua, kesabaran dan keikhlasan para ustadz dan ustazah yang selama ini membina santri yang memilik karakter dan latar belakang yang bermacam macam. Kemudian kesabaran dan keikhlasan para orang tua yang rela melepaskan anaknya ke pondok ini untuk menuntut ilmu,"tutur Ustadz Fuad.


Tak lupa pula, Ketua Yayasan Fathuddin ini turut mendoakan kepada para santri dan santriwati agar menjadi orang – orang yang hebat dan mampu memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada masyarakat.


*GARDA-TIM*


×
Berita Terbaru Update