Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Konferensi Pers OKP Cipayung Plus NTB Terkait Covid-19, Lahirkan Lima Manifesto

Kamis, Agustus 26, 2021 | 19:47 WIB Last Updated 2021-08-26T14:30:21Z
Aziz Muslim, Koordinator OKP Cipayung Plus NTB.


Gardantb.com, Mataram.- Aliansi OKP yang tergabung dalam Cipayung Plus Nusa Tenggara Barat mengemukakan pernyataan sikap dan pandangan kepada pemerintah dalam perkembangan situasi bangsa di masa pandemi covid-19 yang saat ini tidak baik-baik saja. 


Aziz Muslim sebagai koordinator Cipayung Plus Nusa Tenggara Barat, mengemukakan beberapa manifesto untuk situasi yang saat ini terjadi di negara ini, diantaranya ialah mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi  covid-19, sebagai wujud untuk membentengi diri dari virus covid-19 yang semakin massif penyebarannya. 


"Dan mendukung pemerintah untuk segera merealisasikan secara cepat dan terukur pembagian bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak covid-19, serta  menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,"ungkapnya saat konferensi pers, Kamis (26/8/2021).


Aziz Muslim yang merupakan Ketua PKC PMII Bali Nusra ini meminta pihak kepolisian untuk tindak tegas oknum yang diduga menyelewengkan dana covid-19. 


"Meminta kepada pihak kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk menindak secara tegas oknum yang melakukan penyelewengan terkait penyaluran banuan covid-19, serta mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa memanjatkan Do’a kepada Allah swt (Tuhan YME), agar pandemi covid -19 segera berlalu dan aktifitas masyarakat kembali normal,"terangnya.


Menurutnya, OKP Cipayung Plus NTB juga mendorong pemerintah untuk mempercepat vaksinasi karena sangat di butuhkan untuk tubuh dalam menangkal covid-19. tidak hanya itu, meminta kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas ketika ada oknum pelaku yang menyelewengkan bantuan sosial maupun bantuan covid-19.


Selain itu, Kata Aziz, Pemerintah harus memastikan rakyatnya selamat dan merasa dilindungi oleh pemerintah, serta meminta kepada masyarakat untuk meningkatkat spiritualitas dengan berdo'a menurut agama dan keyakinannya masing-masing agar wabah pandemini yang berkepanjangan ini segera berakhir,"lanjutnya.


"Kami dari ketua OKP-OKP cipayung ini untuk bagaimana menyemangati pemerintah karena, kami bukan hanya mengkritik dengan tidak memberikan solusi sehingga soal percepatan vaksinasi. bila perlu didorong sampe ke desa-desa dan memastikan UMKM serta Pedangang kecil masuk dalam daftar pemberian bantuan oleh pemerintah, dan kami tidak ingin mengecam seperti yang aktivis lain yang mengecam tanpa memberikan solusi,"tuturnya kepada media. 


OKP Cipayung Plus NTB berharap kalau dalam penyaluran dana Covid-19 ada penyelewengan maka harus di tangkap karena soal kemanusiaan. "Tidak ada kepentingan kami dengan teman-teman ketua OKP, melainkan agar bagaimana kita bergotong royong menyelamatkan bangsa ini dari covid-19,"terangnya.


"Kami berkolaborasi untuk terus manjadi mitra pemerintah dalam kesejahteraan masyarakat. Tapi kalau pemerintah salah kami sebagai mahasiswa menjadi garda terdepan menggulingkan pemerintah yang menganggap tidak ada unsur KKN. Kalau ada penyelewengan dana baik oleh anak pemerintah kami akan mengecam tidakkan yang tidak manusiawi di saat pandemi ini,"Tegasnya.


Ia menambahkan, sebelumnya OKP Cipayung sudah melakukan 1000 lebih vaksinasi di kampus. Akibat banyaknya opini yang menyebabkan sebagian orang tidak ingin melakukan vaksinasi.


"Ada beberapa oknum yang tidak pro terhadap pemerintah yang melemparkan opini building baru, Sehingga kadang ada banyak yang melakukan investigasi terkait masalah yang sebenarnya  soal vaksinasi dan ketidak beranian untuk vaksin,"Tandas Aziz.



Dalam Konferensi Pers tersebut, Melahirkan 5 Manifesto Cipayung Plus NTB Sebagai Berikut :


1. Mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi  covid-19, sebagai wujud untuk membentengi diri dari virus covid-19 yang semakin massif penyebarannya.


2. Mendukung pemerintah untuk segera merealisasikan secara cepat dan terukur pembagian bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak covid-19.


3. Menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.


4. Meminta kepada pihak kepolisian dann penegak hukum lainnya untuk menindak secara tegas oknum yang melakukan penyelewengan terkait penyaluran banuan covid-19.


5. Mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa memanjatkan Do’a kepada Allah swt (Tuhan YME), agar pandemi covid -19 segera berlalu dan aktifitas masyarakat kembali normal. 


Adapun OKP yang tergabung dalam deklarasi tersebut yakni PKC PMII Bali Nusra, DPD GMNI NTB KMHDI NTB, PERISAI NTB, HMI MPO Mataram, LMND Mataram, PMKRI Mataram, Himmah NW Mataram. (GARDA-RED).

×
Berita Terbaru Update