Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Marak Peristiwa Main Hakim Sendiri di Bima, Aktifis Hukum Angkat Bicara

Sabtu, Oktober 09, 2021 | 20:51 WIB Last Updated 2021-10-09T13:01:51Z

 

Foto: Ist.

Gardantb.com, Bima.- Sejumlah aktivis dari beground Hukum yang tergabung dalam Front Aktifis Sadar Hukum (FASH) Kabupaten Bima, angkat bicara terkait dengan maraknya beberapa tindak pidana yang terjadi akhir-akhir ini di wilayah Kabupaten Bima.


"Kami berharap agar sekiranya masyarakat tidak terpancing emosi untuk bertindak main hakim sendiri/mengedepankan (Hukum Rimba), namun harus mempercayakan kepada Pihak Kepolisian selaku Penegak Hukum dan menjunjung tinggi tujuan Hukum itu sendiri dalam menuai kepastian hukum,"jelas Ketua FASH Kabupaten Bima, Firmansyah, S.H dalam Pres release yang diterima media ini, Sabtu (08/10/21).


Firmansyah mengatakan, mirisnya aksi main hakim sendiri yang dilakukan masyarakat yang ada di beberapa titik di wilayah Kabupaten Bima sangat mencederai proses hukum. Apalagi menurunnya, aksi main hakim sendiri akhir-akhir ini begitu marak terjadi dan menyebabkan pelaku kejahatan meninggal dunia. Sehingga mengakibatkan akar permasalahan munculnya tindak pidana menjadi kabur/tidak jelas dan tidak menuai kepastian hukum.


"Beberapa hari terakhir terdapat kejadian tindak pidana yang menarik perhatian masyarakat Kabupaten Bima, diantaranya pembunuhan di desa Sondosia Kecamatan Bolo yang bermula dari pembacokan,"terangnya.


Kemudian Kata dia, pengeroyokan pada insiden Pencabulan dan Percobaan Pemerkosaan di Desa Kalaki Kecamatan Palibelo maupun yang ada di wilayah sampungu Kecamatan Soromandi, yang memancing reaksi dari masyarakat dengan cara melakukan aksi main hakim sendiri terhadap pelaku, sampai pelaku dilarikan ke Rumah sakit umum daerah (RSUD) dan menyampingkan Hukum positif yang berlaku di wilayah Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).


Selain permasalahan hukum, Para Aktifis yang tergabung pada Front Aktifis Sadar Hukum ( FASH ) juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bima untuk bersama-sama melawan penyebaran covid 19, dengan cara menggalakkan vaksinasi yang telah disediakan oleh pemerintah guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bima.


"Masyarakat diharapkan tidak ikut terpancing dengan isu hoax yang beredar dan telah di konsumsi di tengah-tengah masyarakat, bahwa proses vaksin hanya akan menambah sakit maupun memperbanyak merenggut nyawa dan segera melakukan vaksinasi untuk membantu negara pulih dari Covid 19,"tandasnya. 


*GARDA-01*

×
Berita Terbaru Update