Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Antisipasi Gerakan Lanjutan Kubu Moeldoko, DPD BMI NTB Dorong Kader Utama Partai Demokrat Maju Pada Musda

Rabu, November 17, 2021 | 13:25 WIB Last Updated 2021-11-17T05:30:41Z
Ist

Gardantb.com, Bima.-Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB), beberapa nama terus bermunculan. Hal tersebut terungkap pada Rapat Konsolidasi Virtual DPD BMI NTB dengan DPC BMI Se-NTB, Sabtu (13/11/21).


Sekretaris DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) NTB, Surya Putra Dinata berharap, calon ketua Partai Demokrat NTB adalah sosok yang paham dengan karakter politik di NTB dan memahami partai secara utuh.


"Calon-calon Ketua DPD yang muncul diantaranya Syamsul Fikri, H. Qurais, Mahalli Fikri dan Indra Jaya Usman. Keempat nama ini merupakan kader utama Partai Demokrat,"ungkapnya melalui keterangan tertulis yang diterima media ini via WhatsApp, Rabu (17/11/21).


Dia mengaku, kader-kader utama partai di NTB adalah sosok yang paling tepat untuk memimpin partai. Karena ia percaya Partai Demokrat berpeluang meraih kejayaan seperti dua periode yang lalu, hal tersebut tidak bisa dilakukan jika sosok pemimpin di daerah tidak mampu mengimbangi ritme kerja maupun akselerasi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.


"Dengan mendorong kader utama partai, kami berharap mereka mampu membawa kejayaan partai seperti dua periode yang lalu, ketika Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mampu memimpin bangsa ini dua periode,"terangnya.


Melalui momen Musda ini, BMI NTB mengingatkan kepada seluruh perangkat partai untuk tetap waspada terhadap kubu Moeldoko. Walaupun beberapa hari yang lalu kita sama-sama membaca putusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia yang tidak mengabulkan gugatan AD/ART Partai Demokrat oleh kubu Moeldoko.


"Sebagai langkah antisipasi gerakan lanjutan kubu Moeldoko, kader-kader Partai Demokrat di daerah harus menutup celah agar tidak di susupi. Karena Pantauan kami, momen Musda maupun Muscab akan dijadikan celah bagi kubu Moeldoko untuk kembali berusaha merebut Partai Demokrat,"jelasnya.


Ia menegaskan, dengan mendorong kader utama partai untuk maju menjadi calon ketua, merupakan salah satu langkah antisipasi, menutup ruang kubu Moeldoko menginfiltrasi pemilik suara sah. Oleh karena itu, pemilik suara sah pada Musda dan Muscab harus berhati-hati mengeluarkan surat dukungan kepada calon ketua DPD maupun calon ketua DPC.


"Kader-kader Partai Demokrat di NTB bersama seluruh sayap partai harus bersatu untuk menjaga kedaulatan partai. Tutup celah pihak luar yang ingin menguasai partai melalui momen Musda dan Muscab. Jadikan momen Musda sebagai ajang konsolidasi serta ajang memperkuat soliditas menyongsong Pemilu 2024. "Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit","pungkasnya.


(GARDA-SUKY)

×
Berita Terbaru Update