Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Baznas Kota Bima Distribusikan Paket Sembako dan Uang Tunai Kepada Pedagang Bakulan

Jumat, November 19, 2021 | 02:38 WIB Last Updated 2021-11-18T18:38:10Z
Ist

Gardantb.com, Kota Bima.- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima mendiskusikan bantuan paket sembako dan uang tunai kepada 420 orang pedagang Bakulan (Asnaf Gorimin) yang ada di Kota Bima. 


Pendistribusian tersebut berlangsung di Paruga Na'e Kota Bima, Kamis (18/11/2021) dihadiri oleh Sekda Kota Bima, Kepala OPD, Camat dan lurah serta kepala BUMN.


Kepala Baznas Kota Bima, H. Nurdin Mansyur, S. Sos, MM dalam sambutannya mengatakan, bahwa Baznas ini merupakan lembaga pemerintah, artinya lembaga yang legal untuk pembayaran zakat. 


"Maka dari itu masyarakat diharuskan membayar zakat memalui Baznas. Karena zakat yang dibayarkan ini akan kembali ke masyarakat,"terangnya.


Dirinya juga berharap kepada masyarakat lebih khususnya ASN agar rutin, dan taat membayar zakat melalui Baznas Kota Bima.


Sebelumnya, Sekda Kota Bima dalam Sambutannya menyampaikan, pendistribusian sembako ini merupakan kegiatan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak covid-19. Dengan diberikan bantuan 10 orang per Kelurahan.


"Hari ini 10 per kelurahan mungkin saja tahun depan bisa naik jadi 20 orang, tapi itu tergantung dari kedisiplinan kita membayar zakat pada Baznas,"tuturnya. 


Sementara Untuk menaikan penerima manfaat, Sekda meminta kepada masyarakat sadar akan membayar zakat ke Baznas. Supaya perima manfaat bisa lebih di tingkatkan lagi.


"Zakat yang kita kumpulan itu, harus di distribusikan kembali kepada delapan asnaf. Dan bagi penerima manfaat hari ini agar dapat mensosialisasi kan zakat kemasyarakat,"paparnya.


Uang bantuan ini kata sekda, semoga bisa dimanfaatkan dengan baik dengan hal-hal yang komtumtif sebagaiman mestinya. "Pergunakan uang ini dengan kebutuhan yang benar-bemar di perlukan dan dibutuhkan,"ucapnya.


Sekda berharap kepada kepala OPD, camat dan lurah agar bisa lebih memperhatikan zakat profesi. "Zakat Ini adalah kewajiban kita, dan untuk diri kita sendiri. Untuk itu saya minta kepada Kepala OPD, Camat dan Lurah untuk mengajak para pegawainya untukembayar zakat dan  bagi pegawai yang tidak membayar zakat akan diberikan sangsi,"tegasnya.


"Saya tidak mau dengar lagi Kepala OPD, Camat, dan Lurah serta pegawainya yang tidak membayar zakat profesi,"tambahnya.


(GARDA-RED)

×
Berita Terbaru Update