Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Antisipasi Banjir, HIMSABI Tanam Seribu Pohon Diberbagai Desa di Sanggar

Rabu, Desember 29, 2021 | 01:30 WIB Last Updated 2021-12-28T17:30:22Z
Antisipasi Banjir, HIMSABI Tanam Seribu Pohon Diberbagai Desa di Sanggar. Foto: Dok/Ist).

Gardantb.com, Kabupaten Bima.-Pengurus Himpunan Mahasiswa Sanggar Bima (HIMSABI) Periode 2021-2022 melakukan penanaman seribu pohon di Kecamatan Sanggar, Minggu (26/12/21) kemarin. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati hari Lahir (HARLAH) Ke-14 Tahun dengan Tema "Rekonstruksi Gerakan Peduli lingkungan".


Ketua HIMSABI, Edi Arianto menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga lingkungan dan mengantisipasi banjir yang ada di wilayah kecamatan sanggar, lebih-lebih di berbagai desa yang rawan banjir.


Lebih lanjut Edi, Ini salah satu langkah awal mahasiswa untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah kecamatan sanggar, bahwa pentingnya menjaga lingkungan agar tidak ada lagi pihak yang merasa di rugikan karena dampak banjir.

"Penanaman pohon yang kami lakukan berlangsung selama 3 hari di berbagai desa mulai dari Desa Taloko, Sandue, Kore, Boro dan Piong. Kami menyisir di tiap titik mata air, pinggir jalan taya dan kuburan,"ungkap Edi kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/12/21).


Tidak lupa, Edi juga mengucapkan terimakasih terhadap semua pihak yang terlibat dalam kegiatan penanaman seribu pohon ini. Terutama Karang Taruna (KT) Desa Taloko, Komunitas Gunung Tambora (KGT), Komunitas pemuda Pemerhati Desa Piong dan Pemerintah Desa Boro. "Terimakasih telah membersamai kami dalam kegiatan penanaman seribu pohon,"ucapnya.

Edi menambahkan, Pengurus HIMSABI merasa kecewa terhadap pemerintah Kecamatan Sanggar karena tidak ada yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Padahal sudah dilakukan koordinasi. Oleh karena itu, ia meminta terhadap pemerintah kecamatan atau desa se-kecamatan sanggar ketika ada kegiatan produktif begini harus didukung penuh, agar alam di sekitar tetap lestari sebagaimana tujuan awal penanaman pohon ini. 


"Bapak-bapak adalah panutan bagi masyarakat banyak, lebih khususnya masyarakat Kecamatan Sanggar pada umunya. Jadi harus mendukung ketika ada kegiatan produktif seperti ini,"tegasnya.


Ia berharap kepada masyarakat kecamatan sanggar agar terus menjaga lingkungan dan menjaga alam, demi masa depan anak cucunya kelak. "Ketikan kita menjaga alam, maka pastikan Alam akan menjaga kita,"tutupnya. (GN-01).

×
Berita Terbaru Update