Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

BEM STISIP Mbojo Bima Gelar Seminar Pendidikan Politik

Rabu, Desember 01, 2021 | 01:40 WIB Last Updated 2021-11-30T17:40:08Z
Ist

Gardantb.com, Kota Bima.- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan ilmu politik (STISIP) Mbojo Bima, menggelar Seminar Pendidikan Politik dengan Tema "Partisipasi Generasi Milenial dalam Praktek Politik Demi mewujudkan Demokrasi Yang Beradab dan bermartabat, Selasa (30/11/21) di Aula STISIP Mbojo Bima Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Bima, Ketua Lembaga STISIP Mbojo Bima, Kapolres Kota Bima, Wakil Ketua DPRD Kab Bima, Ketua KPU Kab Bima, Ketua Bawaslu Kab Bima, Kepala Kesbangpol Kota Bima, Sekretaris Dikbud, Ketua Bem STISIP Mbojo Bima dan dihadiri 50 peserta sesuai dengan Protokol Covid-19.


Ketua BEM STISIP Mbojo Bima, Khaerul dalam sambutannya menjelaskan, politik adalah seni tanpa harus menciderai hubungan sosial. "Politik adalah membangun kesadaran bukan membangun batasan sosial,"terangnya.

Sementara Ketua Lembaga STISIP Mbojo Bima, Drs. Muhlis Ishak, SH menyampaikan, bahwa Pendidikan politik sangat penting untuk dilakukan guna memberi pemahaman kepada pemilih pemula untuk dapat lebih memahami bagaimana Politik pada Pemilu kedepannya.


"Saya harapkan kepada adek adek mahasiswa STISIP Mbojo Bima untuk dapat menerima apa yang disampaikan oleh narasumber nantinya sehingga dapat memahami politik lebih mendalam,"Ujarnya.


Dalam Kesempatan yang sama Ketua KPU Kabupaten Bima ikut menyampaikan pula terkait dengan meningkatkan Partisipasi Pemilu, Partisipasi menjadi salah satu tolok ukur kesuksesan pemilu maupun pemilihan. Oleh karena itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga begitu konsen pada upaya menjaga tingkat partisipas agar stabil atau meningkat dari waktu ke waktu. Sejumlah program pun disiapkan KPU untuk meningkatkan partisipasi, terutama menjelang Pemilu dan Pemilihan 2024. Tidak hanya internal, program juga akan dilakukan secara eksternal salah satunya melalui program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3).


"Suksesnya program KPU juga butuh dukungan dari banyak pihak. Dan Undang-undang (UU) 7 Tahun 2017 tentang Pemilu maupun UU 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan telah membuka ruang bagi KPU untuk berkoordinasi dengan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait,"tutupnya.


Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE yang secara langsung hadir dan membuka acara tersebut turut menyampaikan bahwa Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Sampai saat ini pemilu masih dianggap sebagai suatu peristiwa kenegaraan yang penting hal ini karena pemilu melibatkan seluruh rakyat secara langsung. Melalui pemilu, rakyat bisa menyampaikan keinginan dalam politik atau sistem kenegaraan.

"Saya sangat bangga dengan adanya seminar seperti ini, jarang sekali ada kampus yang mengadakan seminar seperti sekarang dilakukan oleh BEM STISIP Mbojo Bima, Saya sangat tertarik hadir disini terkait dengan pendidikan Politik, dan saya rasa kaum milenial saat ini masih menentukan dan mencari jatidirinya sehingga tidak gampang ditarik ke Parpol dan tidak mudah percaya dengan janji-janji Politik,"jelasnya.


Diakhir sambutannya Walikota Bima menyampaikan ucapan terima kasih kepada STISIP Mbojo Bima yang sudah melakukan Seminar Pendidikan Politik ini.


"Harapan saya kaum milenial dapat memahami apa yang disampaikan oleh narasumber karena kaum milenial adalah penentu nasib bangsa kedepannya,"tutup Walikota Bima.


(GARDA-TIM)

×
Berita Terbaru Update