Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Kopri PMII Bima Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Minggu, Desember 26, 2021 | 19:52 WIB Last Updated 2021-12-26T11:56:37Z
Ketua Kopri PMII Bima, Nimratul Agus. (Foto: Dok/Ist).

Gardantb.com, Bima. - Suka atau tidak suka angka kekerasan terhadap perempuan dan anak masih mendominasi di Bima dan Nusa Tenggara Barat.


Hari ini bukan saatnya untuk saling melihat kesalahan, tetapi mari semua bergandengan tangan, memiliki kewajiban moral untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Upaya ini bisa kita lakukan dengan menciptakan ruang kebahagiaan bagi anak-anak.


Tentunya semoga perempuan lebih berani menunjukkan sikapnya. Sebab angka kekerasan ini semakin tinggi, karena adanya kengganan kaum perempuan untuk melaporkan.


"Oleh karena itu, mari kita lawan tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, kita yakin akan mampu melawan hal tersebut dengan kebersamaan dan kasih sayang dari kita semua,"ungkap Nimratul Agus Ketua Kopri PMII Bima, Minggu (26/12/21).


Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, "hingga saat ini, telah banyak kemajuan yang dirasakan oleh perempuan.


Namun kesetaraan ideal yang kita cita-citakan belum sepenuhnya tercapai, budaya patriarki yang telah mengakar selama berabad-abad masih tersisa dalam kehidupan bermasyarakat. Perempuan masih menghadapi berbagai permasalahan yang mengancam kualitas hidupnya.


"Hal ini kemudian diperparah dengan adanya Pandemi Covid-19 yang meningkatkan kerentanan ekonomi perempuan, ketidak setaraan gender serta mengancam upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,"Terang Ketua Kop.


Namun begitu di tengah terpaan apapun, perempuan Indonesia merupakan kopri atau srikandi-srikandi kuat yang mampu melampaui berbagai tantangan yang melingkupi mereka.


Begitu pula di masa yang sulit ini, perempuan Indonesia turut hadir di garda terdepan perjuangan menuju kemerdekaan perempuan yang membawa beragam tantangan, rintangan dan hambatan.


"Ada satu hal yang tidak berubah yakni perempuan Indonesia tetaplah tangguh, kuat dan berani dalam menjadi penopang hidup kaumnya menjadi sebaik-baiknya ibu bangsa,"Tutupnya. (GN-02).

×
Berita Terbaru Update