Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

Babinsa Sebeok Kawal Sosialisasi dan Komitmen Camat Dalam Mendukung Percepatan ODF Kabupaten Sumbawa

Rabu, Januari 12, 2022 | 01:29 WIB Last Updated 2022-01-11T17:29:34Z
Foto: Dok/sosialisasi.

GardaNTB.com, Sumbawa.- Babinsa Babinsa Desa Sebeok, Sertu Efendi mengawal Sosialisasi dan komitmen camat dalam mendukung percepatan Open Defecation Free (ODF) kabupaten Sumbawa sekaligus persiapan lomba Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Pilar Satu dan Dua tingkat Desa di Aula Kantor Camat Orong Telu, Selasa (11/1/2022) sesuai hasil pertemuan TP PKK Kabupaten Sumbawa terkait percepatan pencapaian 5 pilar STBM yang dirangkaikan dengan beberapa kegiatan lomba pada hari ulang tahun Sumbawa.


"Kegiatan pendampingan dan Pengawalan ini merupakan tanggung jawab untuk memberikan keamanan pada saat sosialisasi berlangsung agar dapat berjalan lancar,"kata Babinsa kepada redaksi gardantb.com.


Menurutnya, Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mencegah penularan berbagai macam penyakit, perlu ada dukungan dari semua stakeholder yang ada di kecamatan orong telu.


"Untuk menyukseskan STBM kita butuh kerjasama. Mari kita sama-sama sukseskan STBM agar terwujud masyarakat yang sehat dan bebas dari penularan berbagai macam penyakit,"ajak Babinsa.


Sementara Camat orong telu, Ardiansyah, S.Ap dalam sambutannya menyampaikan ucapan salam dan hormat kepada Kapospol orong telu yang diwakili oleh babinkamtibmas desa kelawis, Danpos orong telu yang diwakili oleh babinsa sebeok dan KUPT puskesmas orong telu serta tamu undangan yang hadir dalam kegiatan sosialisasi hari ini.


Dijelaskan maksud dan tujuan dari Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) didalamnya ada 5 pilar yaitu Stop buang air besar sembarangan, Cuci tangan pakai sabun, Pengelolaan air minum, Pengamanan sampah rumah tangga, Pengamanan limbah rumah tangga dengan tujuan meningkatkan kwalitas kesehatan masayarakat dan mencegah penularan berbagai macam penyakit. 


"Cara untuk menetapkan STBM dalam masyarakat yakni dengan cara merubah perilaku diri sendiri, melakukan pendekatan untuk merubah perilaku higinis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat melalui cara pemicunya. Oleh karenanya Pokja segera menyusun rencana kerja dan mulai hari ini akan terjun ke masyarakat untuk melakukan pemicuanan dan menyadarkan masyarakat dengan cara Berembuk/Musyawarah bersama,"terangnya.


Selain camat, KUPT Puskesmas orong telu dalam sambutannya menyampaikan, seperti yang sudah dijelaskan oleh pak camat tentang STBM dan ODF, merujuk SK harus segera bergerak untuk merubah perilaku dengan pemicuan Prinsip merubah masyarakat karena terpicu oleh kebutuhan.


"Sosialisasi STBM kabupaten Sumbawa ada 2 yang dilombakan yaitu Stop buang air besar sembarangan (Stop BABS), Cuci tangan pakai sabun (CTPS). Kemudian Lomba STBM ada 24 kecamatan, 55 Desa di kabupaten sumbawa dan ada 15 kecamatan yang belum ODF,"pungkasnya. 


Ikut Hadir dalam giat tersebut Camat Orong telu Ardiansyah, S. Ap, KUPT Puskesmas Orong telu H. Herfan, S.Sos, Bhabinkamtibmas Desa Kelawis BRIPKA A. A. Jevry Ray P, Seluruh Kepala Desa Kecamatan Orong telu, team pokja kecamatan dan Tamu Undangan kurang lebih 20 Orang. (GN-RED).

×
Berita Terbaru Update