Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Modus Pinjam, Motor Warga Sai Soromandi Dibawa Kabur Oleh Seorang Resedivis

Kamis, Januari 06, 2022 | 03:49 WIB Last Updated 2022-01-05T19:49:18Z

 

Foto Ilustrasi: Sumber Google.com.

Gardantb.com, Kabupaten Bima. - Modus pinjam sepeda motor untuk singgah dirumah keluarganya, seorang warga Desa Nata berinisial U Alias Mone tega melakukan penggelapan terhadap temannya dan kini diburu polisi.


Korban adalah Muhamad Firdaus warga Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, pada Senin (3/1/2022) ini bisa menjadi pelajaran agar tidak terlalu percaya kepada orang lain.


"Seorang pria berinisial U alias Mone meminta bantu dan memohon kepada korban untuk mengantarkannya ke desa talabiu, sehingga korban langsung mengantarkannya dengan menggunakan sepeda motor jenis Scoopy milik korban, dimana pada saat itu dibawa oleh Terduga Pelaku (korban di Bonceng oleh terduga pelaku),"Terang Kasi Humas Polres Bima Iptu Adib Widayaka dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/1/2021).


Ia mengungkapkan, sesampai di desa talabiu pada pukul 11.30 wita, terduga Pelaku Alias Mone menyuruh korban untuk turun dari sepeda motor dengan alasan ingin singgah dirumah keluarganya. Kemudian selang beberapa menit terduga pelaku alias Mone menyuruh korban untuk mencari tempat berteduh dan akan disusul oleh terduga pelaku.


"Namun naasnya motor korban malah dibawa kabur,"Ungkapnya.


Kasi Humas mengatakan, sampai kini sepeda motor tersebut tak kunjung dikembalikan hingga korban melapor ke Polsek Woha Polres Bima. Saat ini U alias Mone tengah diburu Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima karena menggelapkan motor korban Muhamad Firdaus.


"Korban datang melapor ke Polsek Woha, motornya dibawa kabur oleh pelaku dengan modus untuk singgah dirumah keluarganya. Tapi tidak kembali lagi,"tuturnya.


Sementara ciri ciri kendaraan yang dibawa kabur terduga pelaku, Dijelaskan Kasi Humas, Jenis Honda Scoopy warna hitam dengan nomor polisi DR 3359 CY. Dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 11.000.000 (Sebelas Juta Rupiah). 


"Sampai saat ini tim Satreskrim masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap terduga pelaku maupun motor korban. Selain itu, setelah ditelusuri Terduga pelaku merupakan Resedivis dengan kasus yang sama,"pungkas Kasi Humas. (GARDA-RED).

×
Berita Terbaru Update