Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan



Indeks Berita

SKK-I, Ketua PKC PMII Bali-Nusra: Kopri Harus Menjadi Barometer Gerakan Perempuan di Bali-Nusra

Jumat, November 04, 2022 | 14:18 WIB Last Updated 2022-11-04T06:18:27Z

GardaNTB.com, Mataram. -Pelaksanaan Sekolah Kader Kopri (SKK-I) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) PKC PMII Bali-Nusra, harus menjadi barometer terselenggaranya kaderisasi Kopri di Bali-Nusra selanjutnya. 


"Kopri harus mampu menjadi barometer gerakan perempuan di Bali Nusra,"demikian kata Ketua PKC PMII Bali-Nusra, Herman jayadi dalam sambutannya di pembukaan SKK yang berlangsung di Asrama Haji NTB, Kamis (03/11/2022) kemarin. 


Herman menjelaskan, ada tiga pilar yang menjadi perjuangan KOPRI yaitu pertama Al-khuriyah (Kebebasan/kemerdekaan), Al 'Adalah (Keadilan) dan Al Musawwamah (Kesetaraan). 


"Kader kopri harus siapkan mental yang kuat untuk membebaskan diri dari kebodohan supaya bisa memberi manfaat positif bagi orang banyak,"jelas Herman. 


Ia juga menyatakan, bahwa untuk memperjuangkan keadilan bagi perempuan yang dimarjinalkan. "Maka Kader Kopri harus setara dan memiliki kesamaan hak untuk mendapatkan ruang ekspresi lebih luas di ruang publik untuk mengamalkan ilmu dan memberi dampak positif,"pungkasnya.


Sebelumnya Ketua Kopri PKC PMII Bali Nusra Lina Komalasari menyampaikan, SKK I kali ini mengambil tema "Gerakan KOPRI Dalam Narasi Strategis Membangun Daerah" yang berlangsung selama empat hari. 


"SKK merupakan kaderisasi formal tingkat kedua dalam Kopri setelah Sekolah Islam Gender (SIG). Jadi peserta yang mengikuti kegiatan SKK ini, harus telah mengikuti SIG terlebih dahulu,"kata Lina. 


Menurutnya, Kopri sudah seharusnya menjadi bagian pembangunan pendidikan, sebagai aktor strategis di dalam pembangunan bangsa dan negara. 


"Kopri memiliki tugas memberikan pendidikan atau pengkaderan yang baik dan benar untuk mewujudkan kader putri yang unggul dan maju secara intelektual, spiritual, profesional,"ucapnya. 


Lina menambahkan, SKK ini terasa spesial, sebab baru dilaksanakan pertama kali selama keberadaan KOPRI PKC PMII Bali Nusra. Dengan begitu, pelaksanaan SKK ini bakal dikenang oleh sejarah KOPRI PKC PMII Bali Nusra. 


"Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari di Asrama Haji NTB tersebut, juga dihadiri langsung ketua KOPRI PB PMII dan ribuan kader PMII se-NTB. Dalam kesempatan tersebut Ketua KOPRI PB PMII Maya Muizatil Lutfillah berharap setelah SKK ini, NTB bersedia menjadi tuan rumah Sekolah Kader Kopri Nasional (SKKN),"tutupnya. (GN-01). 

×
Berita Terbaru Update