Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan Banner

 


Indeks Berita

Buya Mahyeldi Gubernur Sumatera Barat Resmikan KBIU, Surau dan Rumah Tahfidz Al Marjan di Kampungnya

Minggu, Januari 08, 2023 | 21:00 WIB Last Updated 2023-01-08T13:00:40Z


GardaNTB.com, Sumatera Barat. - Dalam rangka mengoptimalkan kegiatan religius, sosial dan kemasyarakatan maka perlu didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Hal inilah yang membuat gubernur sumatera barat, Mahyeldi diundang sekaligus meresmikan 3 wadah tersebut yang terdiri dari, KBIU, surau, dan rumah Tahfiz Al Marjan di Jorong III Kampung Nagari Gadut kecamatan Tilatang Kamang kabupaten Agam siang tadi, Minggu (08/01/2023). 


Pada peresmian tersebut hadir jajaran forkopimda propinsi, kabupaten, dan forkopimca, termasuk ketua Ormas MPC PP Agam, Hidayatullah, Camat Tilatang Kamang Kapolsek, 2 dari Walinagari, jorong setempat dan tokoh masyarakat serta para jamaah sebagai bentuk dukungan terhadap sarana yang dibangun.


"Haji merupakan rukun Islam yang fundamental, yang wajib dilaksanakan satu kali seumur hidup untuk kesempurnaan agama,"terang Mahyeldi. 


Lebih lanjut Mahyeldi menuturkan, bahwa keberadaan sarana tersebut sangat strategis salah satunya sebagai wadah bimbingan dan pembekalan jemaah maupun masyarakat sehingga melahirkan jamaah yang berkualitas salah satunya menjadi haji yang mabrur dihadapan Allah yang akan diberikan segala kemudahan pada saat melaksanakan haji. 


"Termasuk sesudah melaksanakan ibadah haji oleh karena perlu kesungguhan untuk menuju kesempurnaan haji sebagai rukun Islam kelima,"jelasnya.


Gubernur juga mengungkapkan, dengan hadirnya rumah Tahfiz mampu dan bisa mewarnai kehidupan masyarakat Minang kabau yang memiliki filosofi hidup "ABS SBK".

 

"Muda-mudahan adanya surau juga akan lebih kuat mengimplematasi falsafah sehingga Minang baik masyarakat, keluarga dan individu bahkan suku itu sendiri,"harapnya.


Tokoh masyarakat Tilatang Kamang, Darnis Burhan yang biasa disapa dengan Nyiak sangat bangga dan memberikan apresiasi atas kedatangan gubernur baik dari forkopimda maupun forkopimca, termasuk seluruh elemen masyarakat dan berharap dengan akan diresmikan sarana oleh gubernur bisa mendukung kegiatan keagamaan, sosial, maupun kemasyarakatan termasuk menyantuni anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa lainnya.


"Dengan adanya wadah ini juga semoga bisa memberikan manfaat dalam memperlancar pengurusan ibadah haji di Agam sehingga berkembang dan lancar dan berharap ke gubernur memberikan arahannya sehingga bermanfaat dengan maksimal,"Kata Nyiak Saat menutup sambutannya.


Sementara ketua panitia menyampaikan dengan adanya wadah ini mampu mengoptimalkan kegiatan keagamaan maupun kegiatan lain seperti menggalang dana sebagai upaya menolong kaum duafa seperti anak yatim, fakir miskin.


Usai peresmian dilanjutkan dengan sholat Zuhur bersama sekaligus yang gubernur didaulat menjadi imam, seterusnya menikmati makan siang, dan bincang ringan tanda sukur dan kegembiraan dengan tidak lupa foto bersama.


Meski hendak beranjak pulang gubernur sempat dicegat pelaku UMKM yang mempromosikan produk karena rasa rendah hati sudah terpatri dalam dirinya dengan sangat welcome gubernur menyambutnya dan menyempatkan diri untuk mempromosikan UMKM berupa kerupuk Lado dan daging.


Sejatinya penguasa bukan minta dilayani melainkan harus melayani walaupun dalam sikon apa dan bagaimanapun. (GN-RED). 

×
Berita Terbaru Update